5 Afrodisiak Dari Hutan Amazon

Oleh: Galih Pakuan

[UNIKNYA.COM]: Aphrodisiac atau afrodisiak, merupakan zat yang mampu meningkatkan hasrat seksual. Nama afrodisiak diambil dari nama Dewi seksualitas dan asmara Yunani. Walaupun terkadang tidak dapat dibuktikan secara medis,ataupun hanya memberikan sebuah sugesti dan atau plasebo. Berikut adalah 5 afrodisiak hutan hujan yang patut anda ketahui:

 

1. Picho Huayo (Siparuna Guinanensis)

Siparuna guinanensis, atau yang lebih dikenal dengan sebutan picho huayo, merupakan tanaman yang mudah ditemukan di hutan hujan Amazon, tepatnya di Andes. Buah dan daun, merupakan bagian yang paling banyak mengandung zat medis. Kaum lelaki suku asli Amazon, Tikuna, menggunakan buah dan dedaunan picho huayo sebagai sebuah minuman penambah vitalis. Di wilayah lainnya, Suku Tapajos, Daun Picho dijadikan teh dan nginang (makan dengan cara dikunyah) sebagai obat untuk menurunkan darah tinggi dan demam panas. Suku Kubeo bahkan menggunakannya untuk mengobati gigitan ular.

 

Picho Huayo (Siparuna Guinanensis) (Sumber:flickr)

 

Picho Huayo (Siparuna Guinanensis) (Sumber: bio)

 

2. Minyak Rosewood (Aniba rosaeodora)

Pohon Aniba rosaeodora, dikenal dengan pohon rosewood, Sonokeling dalam bahasa Jawa, rupanya memiliki manfaat sebagai afrodisiak bagi para perempuan yang hidup di hutan hujan Amazon. Mereka meyakini bahwa minyak Rosewood/sonokeling ini mampu menghangatkan gairah seksual perempuan yang dingin (Frigiditas). Selain itu juga mampu meredakan dan mengurangi demam, membasmi jerawat,dan sakit kepala. Selain minyaknya, kulit dan buahnya pun berguna.

 

Minyak Rosewood (Aniba rosaeodora) (Sumber: biopirateria)

 

Minyak Rosewood (Aniba rosaeodora) (Sumber: plantelements)

 

3. Catuaba (Erythroxylum)

Pohon Erythroxylum, atau catuaba ini oleh Suku Indian Tupi, Brazil, digunakan sebagai pengobatan bagi pria yang mengalami impotensi, dan meningkatkan stamina terutama bagian akarnya.Pohon ini tumbuh subur di bagian utara Brazil. Di Negara lain, catuaba juga digunakan sebagai obat imsomnia, lupa, dan cemas.

 

Catuaba (Erythroxylum) (Sumber: findmeacure)

 

4. Guarana (Paullinia Cupana)

Sebuah pohon belukar yang memiliki buah banyak seperti pohon kopi, berupa biji dan klaster. Dalam legenda tutur suku Indian, mereka bahkan menyebutnya dengan “si mata hitam” ketika buahnyan matang merekah. Baik biji dan buahnya digunakan sebagai pengobatan medis, untuk merangsang libido, juga dapat menenangkan syaraf, meningkatkan stamina, mengurangi rasa sakit, dan bahkan mengurangi berat badan. Kebanyakan orang Brazil memasukannya sebagai nutrisi tambahan dalam minuman toniknya, dengan tujuan dapat memperlambat proses penuaan,menyembuhkan sakit kepala, dan menghilangkan rasa lelah.

 

Guarana (Paullinia Cupana) (Sumber: weightlosspatchesreview)

 

5. Passionflower (Passiflora Incarnata)

Sebuah pohon dengan bunga yang indah, memiliki kekuatan untuk menambah daya seksualitas, mulai dari akar rambat, daun, hingga batangnya.Kemampuan medisnya melebihi namanya, ia dikenal mampu melepaskan beban mental (depresi), mengurangi rasa sakit, dan bahkan membunuh kuman. Hal yang ironis namun merupakan efek luar biasa yang dihasilkannya, ia mampu menenangkan namun sekaligus meningkatkan hasrat seksual. Suku-suku asli Amazon menyebutnya dengan Maracuja, demikian pula dengan suku lainnya di selatan Sungai Amazon. Lebih lanjut, pada tahun 2003 ekstrak Maracuja ini diuji cobakan pada seekor tikus jantan, hasilnya sperma dan fungsi seksual tikus tersebut meningkat. (**)

 

Passionflower (Passiflora Incarnata) (Sumber: ancientpathsnaturally.blogspot)

 

Sumber: Listverse, 2011.


Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com