bannersss


5 Flora Khas Provinsi di Sumatera (Bagian I)

Oleh: Jalaksana Winangoen

[UNIKNYA.COM]: Tiap-tiap provinsi di Indonesia memiliki flora identitas yang mencerminkan keberagaman hayati di daerahnya. Pilihan flora-flora tersebut berdasarkan bahwa flora tersebut endemik di provinsi tertentu, khas provinsi tertentu atau merupakan komoditi andalan provinsi tertentu. Berikut ini adalah flora identitas 5 provinsi di Pulau Sumatera yang uniknya.com berhasil dikumpulkan:

 

1. Aceh – Cempaka wangi (Bungong jeumpa)

Cempaka Wangi (Magnolia champaca syn. Michelia champaca) adalah pohon hijau abadi besar yang bunga putih atau kuningnya dikenal luas sebagai sumber wewangian. Tumbuhan asal anak benua India dan Asia Tenggara ini juga berguna kayunya dan berfungsi pula sebagai penghias taman. Bijinya terbungkus oleh salut biji yang disukai burung.[1]. Cempaka wangi adalah flora identitas untuk Provinsi Aceh; di sana dikenal sebagai bungong jeumpa.

 

Aceh - Cempaka wangi (Bungong jeumpa) (Sumber:blogspot.com)

 

Bunga cempaka wangi melepaskan aroma yang harum. Bunga yang masih kuncup biasa menjadi hiasan rambut atau diletakkan pada mangkuk berisi air sebagai pengharum ruangan. Aromanya menjadi komponen utama salah satu parfum dari Prancis, Joy. Pohon cempaka biasa ditanam di pekarangan rumah, kuil, atau pekuburan. Karena asosiasi dengan tempat-tempat suci, pohon cempaka wangi sering dianggap sebagai pohon keramat.

 

2. Sumatra Utara – Kenanga

Kenanga (Cananga odorata) adalah nama bagi sejenis bunga dan pohon yang menghasilkannya. Ada dua forma kenanga, yaitu macrophylla, yang dikenal sebagai kenanga biasa, dan genuina, dikenal sebagai kenanga filipina atau ylang-ylang. Selain itu, masih dikenal pula kenanga perdu (Cananga odorata fruticosa), yang banyak ditanam sebagai hiasan di halaman rumah.

 

Sumatra Utara – Kenanga (Sumber: wordpress.com,uniknya.com)

 

Cananga odorata fa. macrophylla tumbuh dengan cepat hingga lebih dari 5 meter per tahun dan mampu mencapai tinggi rata-rata 12 meter. Batang pohon kenanga lurus, dengan kayu keras dan cocok untuk bahan peredam suara (akustik). Memerlukan sinar matahari penuh atau sebagian, dan lebih menyukai tanah yang memiliki kandungan asam di dalam habitat aslinya di dalam hutan tadah hujan. Daunnya panjang, halus dan berkilau. Bunganya hijau kekuningan (ada juga yang bersemu dadu, tetapi jarang), menggelung seperti bentuk bintang laut, dan mengandung minyak biang, cananga oil yang wangi.

Kenanga biasa merupakan tumbuhan asli di Indonesia dan ylang-ylang tumbuhan asli Filipina. Kenanga lazim pula ditanam di Polinesia, Melanesia, dan Mikronesia. Di Indonesia, bunga kenanga banyak menempati peran di dalam upacara-upacara khusus misalnya dalam upacara perkawinan. Kenanga adalah flora identitas Provinsi Sumatera Utara.

 

3. Sumatra Barat – Pohon Andalas

Pohon Andalas merupakan tanaman khas Sumatera Barat. Pohon dengan nama latin Morus macroura ini ditetapkan menjadi flora identitas bagi provinsi Sumatera Barat. Pohon Andalas masih berkerabat dekat dengan pohon Murbei (Morus alba) yang biasa digunakan sebagai pakan ulat sutra (Bombyx mori). Tanaman yang disebut sebagai Himalayan Mulberry atau Sumatra Mulberry ini dalam bahasa daerah sering dinamai juga sebagai Kertau, Hole Tanduk, dan Andaleh. Sedangkan dalam bahasa ilmiah pohon yang menjadi maskot (flora identitas) Sumatera Barat ini dinamakan Morus macroura yang bersinonim dengan Morus laevigata.

 

Sumatra Barat - Pohon Andalas (Sumber: .blogspot.com,uniknya.com)

 

Ditetapkannya pohon Andalas sebagai flora identitas Sumatera Barat mungkin tidak terlepas dari pemanfaatan kayu Andalas sebagai bahan pembangunan rumah adat di daerah Minangkabau. Sayangnya pohon ini mulai langka dan sulit ditemukan. Bahkan untuk memperoleh kayunya seringkali memerlukan perjalanan berhari-hari menuju lokasinya di hutan.

 

4. Riau – Nibung

Nibung (Oncosperma tigillarium syn. O. filamentosum) adalah sejenis palma yang tumbuh di rawa-rawa Asia Tenggara, mulai dari Indocina hingga Kalimantan.

Tumbuhan ini berupa pohon dengan bentuk khas palma: batang tidak atau jarang bercabang, dapat mencapai 25m, dapat memunculkan anakan yang rapat, membentuk kumpulan hingga 50 batang. Batang dan daunnya terlindungi oleh duri keras panjang berwarna hitam. Daunnya tersusun majemuk menyirip tunggal (pinnatus) yang berkesan dekoratif.

 

Riau - Nibung (Sumber: wordpress.com)

 

Kayu nibung sangat tahan lapuk sehingga dipakai untuk penyangga rumah-rumah di tepi sungai di Sumatera dan Kalimantan. Temuan arkeologi di daerah Jambi menunjukkan sisa-sisa penyangga rumah dari kayu ini di atas tanah gambut dari perkampungan abad ke-11 hingga ke-13. Kayunya juga dipakai untuk jala ikan (di Kalimantan).Nibung adalah tumbuhan indentitas Provinsi Riau.

5. Kep. Riau – Sirih

Sirih merupakan tanaman khas atau Flora Identitas provinsi Kepulauan Riau. Tanaman yang konon asli Indonesia dan tumbuh merambat pada batang pohon lain ini ditetapkan sebagai maskot (identitas) provinsi kepulauan ini.

 

Kep. Riau – Sirih (sumber:wordpress.com, uniknya.com)

 

Sirih yang dalam bahasa latin (ilmiah) disebut Piper betle, sejak dahulu telah dimanfaatkan oleh masyarakat terutama dengan mengunyah daun atau buahnya bersama gambir, pinang, dan kapur. Selain itu, ternyata sirih mempunyai berbagai khasiat dan manfaat terutama sebagai obat-obatan herbal. Berbagai penyakit mulai batuk, sariawan, sakit mata, eksim, bau mulut, hingga keputihan, sakit jantung, dan sifilis dapat diobati dengan daun dan buah sirih.(**)

 

Sumber: Dari berbagai sumber, uniknya.com, September 2011

One Response to 5 Flora Khas Provinsi di Sumatera (Bagian I)

  1. Kami menjual minyak atsiri/ Essensial Oil murni tanpa campuran sebagai parfume, aroma terapi, dll. Tersedia:
    Minyak Mawar/ Rose Oil ( harga 3.000 / ml)
    Minyak Melati/ Jamine Oil ( harga 3.500 / ml)
    Minyak Lavender/ Lavender Oil( harga ( 4.200 / ml)
    Minyak Teh hijau/ Green Tea Oil ( harga 4.800 / ml)
    Minyak Strawbery/ Strawberry Oil ( harga 3. 000/ ml)
    Minyak Floral/ Floral Oil ( harga 2900 / ml)
    Minyak Kamboja/ Frangipani ( harga 4.600 / ml)
    Minyak Kenanga/ Cananga Oil ( harga 4.400 / ml)
    Minyak Citrus/ Citrus Oil ( harga 2.900 / ml)
    Minyak Kopi/ Coffee Esensial Oil ( harga 4.400 / ml)
    Minyak Coklat/ Cacao Essensial Oil ( harga 4.800 / ml)
    Minyak Kayu manis/ Cinnamon Oil ( harga 4.200 / ml)
    Minyak Cendana/ Sandalwood Oil ( harga 17.000 / ml)
    Minyak Bunga Sedap Malam/ Tuberose Oil ( harga 4.700 / ml)
    Minyak Papermint/ Pappermint Oil ( harga 3.000 / ml)
    Minyak Bunga Kantil/ Magnolia Oil ( harga 4.700 / ml)
    Minyak Jahe/ Ginger Oil ( harga 4.700/ ml)
    Minyak Adas/ Foeniculi Oil ( harga 2.800/ ml)
    Minyak Tea Tree/ Tea Tree Oil ( harga 4.800/ ml)
    Minyak Nilam/ Patchouli Oil ( harga 4.700/ ml)
    Minyak Akar Wangi/ Vetivera Oil ( harga 4.600/ ml)
    Minyak Menthol/ Menthol Oil ( harga 3.000/ ml)
    Minyak Pala/ Nutmeg Oil ( harga 4.700/ ml)
    Minyak Cengkih/ Clove Oil
    Minyak Kapulogo/ Cardamon Oil
    Minyak Kemangi/ Ocimum Oil
    Minyak Kayu Putih/ Cajeput Oil
    Minyak Kamomil/ Chamomile Oil
    Minyak Merica Hitam/ Black Pepper Oil/ Piper Nigrum Oil
    Minyak Panili/ Vanili Oil
    Minyak Wortel/ Carrot Oil
    Minyak Lajaguya/ Lajagua Oil
    Minyak Sere/ Cymbopogon Oil
    Minyak Sirih/ Piper Bettle Oil
    Minyak Bergamot/ Bergamot Oil ( harga 4.700/ ml )
    Minyak Lily/ Lily Oil ( harga Rp 4.800/ ml )
    Minyak Anggur/ Grape Seed Essensial Oil ( harga Rp 3.200/ ml)
    Minyak Ylang-Ylang/ Ylang-Ylang Essensial Oil ( harga Rp 4.600/ ml)
    Minyak Rosemary/ Rosemary Essensial Oil ( harga Rp 3.800/ ml)

    http://www.eterisnusantara.indonetwork.co.id
    085729611636/ 02743009181
    email: eterisnusantara@yahoo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

     

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com