5 Gambar Penting yang Mengubah Inovasi Ilmu Pengetahuan (Bagian I)

Oleh : Iqbal Vetra (kontributor uniknya.com)

[UNIKNYA.COM]: Ternyata sebuah gambar dapat mengubah cara kita melihat dunia, terutama dalam ilmu pengetahuan. Dari foto-foto gerakan yang terlalu cepat untuk dilihat mata manusia, molekul gambar  mikroskop ikatan atom, atau gambar yang diciptakan oleh teknologi baru seringkali menjadi perubahan reaksi pada penemuan ilmiah.  Lebih dari alat penemuan, meskipun, gambar dapat membantu para ilmuwan mengkomunikasikan realitas dari apa yang mereka pelajari satu sama lain dan masyarakat. Satu gambar tidak hanya dapat mengubah ilmu pengetahuan saja, tetapi juga merubah persepsi orang terhadap sebuah harmonisasi dan keseimbangan visual. Berikut ini uniknya.com merangkum 5 gambar kuat yang akan mengubah kehidupan kita selama abad berikutnya:

 

1. Anatomi Manusia, oleh Leonardo Da Vinci (1509-1510)

Pada suatu waktu dalam sejarah ketika beberapa orang telah mencoba untuk mendokumentasikan metodis anatomi manusia, baik di dalam dan di luar tubuh seniman renaisans,  Leonardo Da Vinci melakukan keduanya, dengan menghasilkan lebih dari 200 gambar, didasarkan pada pembedahan yang ia amati, dari otot hingga struktur rangka manusia. Tidak hanya gambar-gambarnya yang indah, tetapi juga merupakan diagram medis paling akurat yang dibuat di Eropa hingga saat ini. Dengan menggabungkan pengamatan ilmiah dan seni, Da Vinci membantu  untuk menciptakan studi anatomi modern.

 

[spoiler]

Anatomi Manusia, oleh Leonardo Da Vinci (Sumber: gawkerassets.com)

[/spoiler]

 

2. Tabel Periodik, oleh Dmitri Mendeleev (1869)

Sama seperti gambar anatomi Da Vinci yang membantu dokter memvisualisasikan apa yang mereka kerjakan, demikian pula dengan upaya Dmitri Mendeleev untuk mengatur apa yang kita tahu dari unsur-unsur ke dalam tabel data rasional. Mendeleev mendirikan tabel periodik pada pertengahan abad ke 19, mengorganisasikan elemen yang dikenal dan memprediksikan lebih sejak temuan itu ditemukan. Tabel ini pertama kali muncul dalam bentuk tidak terlihat seperti sebuah tabel yang berasal dari konsep naskah. Tabel periodik, yang digunakan anak sekolah hari ini, adalah salah satu contoh paling awal dari Infographic membantu orang untuk memahami sebuah disiplin ilmiah.

 

[spoiler]

Tabel Periodik, oleh Dmitri Mendeleev (Sumber: gawkerassets.com)

[/spoiler]

 

3. Hadrosaurus – Kerangka Dinosaurus Pertama Oleh Smithsonian (Foto diambil pada awal tahun 1870-an)

Pada tahun 1868, kerangka dinosaurus dipamerkan untuk pertama kalinya. Fosil yang ditemukan oleh William Parker Foulke yang dinamakan Hadrosaurus foulkii. Meskipun lima dinosaurus lainnya sudah diketahui pada waktu itu, kerangka Foulke adalah yang paling lengkap yang pernah ditemukan, dan itu dipasang dan dipamerkan di Academy of Natural Sciences di Philadelphia (bersamaan dengan museum lain di Amerika). Gambar kerangka beredar luas, mengesankan masyarakat umum untuk pertama kalinya bagaimana peneliti alam telah mengetahuinya selama berabad-abad.

 

[spoiler]

Hadrosaurus - Kerangka Dinosaurus Pertama Oleh Smithsonian (Sumber: gawkerassets.com)

[/spoiler]

 

4. The Horse in Motion, oleh Edward Muybridge (1882)

Pada tahun 1878, Leland Stanford, mantan gubernur California sekaligus pecinta kuda, menugaskan fotografer Eadward Muybridge untuk membuktikan kebenaran dari teori hewan kesayangannya tersebut. Bahwa kuda berlari sebenarnya mengangkat semua empat kaki kuda dari tanah. Muybridge membuat serangkaian kamera untuk pengambilan 12 gambar dalam hitungan setengah detik, menciptakan filmstrip awal. Hal ini tidak hanya menunjukkan kebenaran teori Stanford, tetapi juga menjadi pelopor untuk gambar gerak. Pada saat itu, fotografi adalah sebuah teknologi yang relatif baru, sehingga gambar ini adalah contoh dari pencitraan baru sebuah teknologi.

 

[spoiler]

The Horse in Motion, oleh Edward Muybridge (Sumber: gawkerassets.com)

[/spoiler]

 

5. X-Ray, Oleh Wilhelm Conrad Röntgen (1895)

Roentgen telah membuktikan kemampuan sebagai seorang fisikawan eksperimental, dan eksperimental disiapkan untuk studi tentang “cahaya baru” dengan perencanaan yang cermat. Untuk mendokumentasikan pengamatannya ia menggunakan pelat fotografi. Pada malam 22 Desember 1895. Fisikawan Röntgen sengaja menemukan properti baru dari sinar katoda,  menyatakan bahwa sinar itu muncul untuk memancarkan cahaya (elektron) yang dapat diambil oleh sebuah plat fotografi. Akhirnya dia memutuskan untuk menguji teorinya, Ia meminta istrinya Bertha untuk membiarkannya foto tangannya disinari oleh sinar X. Setelah lima belas menit terpapar radiograf pertama dari seorang manusia yang diperoleh menunjukkan jelas tulang tangan dan dua cincin yang dikenakannya. (**)

 

[spoiler]

X-Ray, Oleh Wilhelm Conrad Röntgen (Sumber: gawkerassets.com)

[/spoiler]

 

Sumber: io9.com, uniknya.com Januari 2012.

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com