bannersss


5 Kemenangan Kontroversial Dalam Olahraga Tinju Dunia

Oleh : Iqbal Vetra

[UNIKNYA.COM]: Petinju dengan nilai yang lebih tinggi setelah sejumlah ronde yang direncanakan akan dinyatakan sebagai pemenang. Kemenangan juga dapat dicapai jika lawan dipukul jatuh dan tidak dapat bangkit sampai hitungan kesepuluh dari wasit (disebut Knockout atau KO). Namun sering sekali sportifitas pertandingan tercoreng oleh ketidak adilannya keputusan juri. Entah apa yang mempengaruhi mereka (juri) membuat keputusan yang Kontroversial. Tak hanya keputusan juri yang menjadi perdebatan, wasit pun terkadang mengambil keputusan yang salah dalam penghitungan knockdown seperti yang terjadi saat pertarungan Jack Dempsey vs Gene Tunney,  untuk selamanya pertandingan itu disebut “ The Long Count”.  Untuk membahas beberapa keputusan yang selalu diperdebatkan oleh penggemar tinju dunia, Berikut Uniknya.com merangkum 5 kemenangan kontroversial dalam olahraga tinju:

 

1. Jersey Joe Walcott vs. Joe Louis (1947)

Sebelum tiket terjual habis lebih dari 18.000 penonton untuk menyaksikan pertarungan ini. Walcot mendominasi pertarungan, bahkan menjatuhkan Louis di babak pertama.  Semua penonton, serta Louis yakin Walcott telah memastikan kemenangan dalam pertandingan tersebut. Tetapi juri memberi keputusan lain, Frank Forbes dan Marty Monroe, menjatuhkan gelar kemenangan kepada Louis. Setahun kemudian Walcott bercerita “Setelah bertarung saat itu, Joe memeluk saya dan berbisik di telingaku, “aku menyesal,”  dan aku bisa mengatakan bahwa Louis berpikir bahwa seharusnya ia kalah dalam pertandingan. Bahkan saat itu juga ia ingin meninggalkan ring, tapi ditahan oleh para pendukungnya.

[spoiler]

Jersey Joe Walcott vs. Joe Louis (Sumber: boxinggyms.com)

 

 [/spoiler]

 

2. Roy Jones Jr. vs. Park Si-Hun (1988)

Selama Olimpiade Seoul 1988, Jones berani berjuang lolos ke final melawan petinju Korea Selatan Park Si Hun, Komentator Amerika tepat menggambarkan kemenangan mudah Jones atas Park Si Hun. Park hanya mampu mendarat 32 pukulan kepada Jones yang mampu mendaratkan 86 pukulan. Dan Stasiun radio Korea Selatan juga mengatakan bahwa Park butuh kemenangan Knockdowns untuk merebut skor Jones. Saat pertandingan selesai Jones dan timnya menunggu keputusan hasil juri untuk kemenangannya. Namun juri memberikan hasil skor 3-2 dan medali emas untuk kemenangan Park. Sentak Jones dan timnya tercengang atas hasil tersebut. Setelah pertandingan usai, Park Si-Hun datang kepada Jones dan meminta maaf kepadanya atas keputusan tersebut. Empat bulan kemudian, tiga hakim dijatuhkan hukuman banned selama dua tahun (dua dari mereka kemudian di banned seumur hidup).

 

[spoiler]

Roy Jones Jr. vs. Park Si-Hun (sumber: bbc.co.uk)

 

 [/spoiler]

 

3. Jack Dempsey vs Gene Tunney ( 1927)

Pertarungan kedua petinju ini menghasilkan begitu banyak perdebatan dan Kontroversi, untuk selamanya pertandingan itu disebut “ The Long Count” atau penghitungan panjang. Pertarungan ini menandai pertama kalinya aturan baru  knockdowns dilaksanakan.  Ketika seorang petinju Knockdowns oleh lawannya, ia diminta untuk pergi ke sudut netral. Namun Dempsey tidak mematuhi peraturan tersebut, sehingga membawa dia beberapa detik untuk sampai ke sudut setelah ia menyingkirkan Tunney di ronde ke 7. Ketika wasit akhirnya mulai menghitung, pada hitungan ke “satu”. Meskipun Tunney sudah terjatuh selama 5 detik. Dempsey menyalahkan hitungan panjang untuk kekalahannya. Bulan Januari berikutnya, Dempsey mengumumkan pensiun dari olahraga tinju.

 

[spoiler]

Jack Dempsey vs Gene Tunney (Sumber: museumtrail.org)

 

 [/spoiler]

 

4. Jose Luis Casttillo Vs Floyd Mayweather Jr (2002)

Saat itu 20 Desember 2002, MGM Grand Las vegas, Nevada, mempertarungkan Jose Luis Castytillo dan Floyd Mayweather untuk pertama kalinya. Mayweather memenangkan keputusan bulat yang tidak masuk akal. Menurut angka CompuBox Castilo mendaratkan total 46 pukulan (203-147). Pada penguasaan pukulan, Castilo memiliki keunggulan besar  (173-66). Tapi hakim menentukan pertarungan saat itu dimenangkan oleh Mayweather.
Kemenangan Mayweather adalah satu yang sangat kontroversial. Mayoritas penggemar tinju percaya bahwa Castillo harus memiliki kedua tangannya terangkat saat laga berakhir. Pertarungan ini masih tetap sebagai salah satu pertarungan paling kontroversial dalam sejarah tinju. Mayweather dan Castillo bertemu lagi pada pertandingan ulang 8 bulan kemudian, tapi kali ini Mayweather  berhasil mengalahkan Castillo secara bersih.

 

[spoiler]

Jose Luis Casttillo Vs Floyd Mayweather Jr(Sumber: squidoocdn.com)

 

[/spoiler]

 

5. Manny Pacquiao vs Juan Manuel Marquez (2008)

Pertemuan kedua mereka merupakan pertarungan yang menarik dan bersaing.  Namun Marquez adalah petinju yang lebih baik. Menurut angka CompuBox, Marquez mendaratkan pukulan lebih banyak 172-157 (130-114 daya pukulan) dengan perbandingan pendaratan yang lebih baik. Meskipun Marquez sempat  knockdown, scorecard HBO menyatakan Marquez menang tujuh ronde dari pertarungan. Namun Para Juri memberikan kemenangan  untuk Pacquiao. (**)

 

[spoiler]

Manny Pacquiao vs Juan Manuel Marquez (sumber:blogspot.com)

 

 [/spoiler]

 

Sumber: askmen.com, uniknya.com, Januari 2012.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

     

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com