5 Bom Seks Indonesia Jaman Dulu (Bagian II – Habis)

Oleh: Ilham Santoso

[UNIKNYA.COM] Kalau tahun 2000an ini kita tahu ada Julia Perez, Inul Daratista, dan Dewi Persik sebagai ikon seksi di Industri hiburan. Namun, kalau kamu bandingkan dengan ikon seksi era 80 atau 90an, aksi para ikon seksi tahun 2000an tersebut tampak tidak sebebas seperti pendahulunya. Sama halnya dengan para sutradaranya. Bahkan, tema film era 80 dan 90an masih kental dengan tradisi Indonesia, tidak seperti film Indonesia saat ini yang didominasi oleh gaya Barat. Berikut uniknya.com mengenang lagi 5 bom seks Indonesia era 90an.

 

1. Inneke Koesherawaty

Perempuan kelahiran Jakarta 13 Desember 1975 ini terkenal sebagai bintang film panas tahun 90an. Sejak menjadi figuran dalam film “Lupus 4″, Inne ingin menekuni dunia peran sepenuhnya. Debut film-nya adalah “Diskotik DJ” (1990), kemudian berlanjut dengan “Gadis Metropolis” (1991), “Roda-roda Asmara di Sirkuit Sentul” (1994), dan “Pergaulan Metropolis II” (1995), serta aktingnya di beberapa film Warkop DKI.

 

[spoiler]

Inneke Koesherawaty (sumber: blogspot.com.uniknya.com)

[/spoiler]

 

2. Malvin Shayna

Nama Malvin Shayna juga tidak bisa dikesampingkan dalam memerankan film-film ‘panas’. Beberapa film yang pernah dibintanginya adalah Godaan Cinta, Gairah Malam dan Pergaulan Metropolis. Selain itu, namanya pun melejit lewat perannya di film Warkop DKI, Gairah Terlarang 1 & 2, dan Macho (bersama Barry Prima).

 

[spoiler]

Malvin Shayna (sumber: blogspot.com.uniknya.com)

[/spoiler]

 

3. Febby Lawrence

Febby Renasari Lawrence kelahiran 3 Maret 1974 di Jakarta ini mengawali karirnya sebagai model dan kemudian merambah ke dunia seni peran. Film Selingkuh yang dimainkan Febby Lawrence bareng Reynaldi membuat nama Febby Lawrence dikenal sebagai salah satu pemeran film panas di era 90-an. Febby lebih dikenal sebagai salah satu bomseks Indonesia seangkatan dengan Sally Marcellina, Kiki Fatmala dan Taffana Dewi berkat keberaniannya berdegan panas di sejumlah film seperti Gadis Metropolis, Selingkuh, Cinta dan Nafsu, Bergairah di Puncak dll. Setelah dunia film Indonesia mengalami kemunduran, ia bermain dalam sejumlah judul sinetron.

 

[spoiler]

Febby Lawrence (sumber: blogspot.com.uniknya.com)

[/spoiler]

 

4. Gitty Srinita

Pertama kali muncul di film secara kebetulan dalam film anak-anak Don Aufar (1986) sebagai wartawati cilik. Mulanya gadis campuran India (ayah) dan Aceh (ibu) ini bercita-cita jadi Polwan. Namun setelah muncul di Don Aufar ia semakin serius dalam film. Tanpa meninggalkan sekolah, wanita kelahiran Sigli, Aceh, 27 Maret 1973 ini belajar akting di Pisces Grup mulai 1989. Meski lulusan ABA Jurusan Inggris ini membatasi diri dalam akting buka-bukaan, tetapi akhirnya setelah tampil dalam Skandal Iblis (1992), ia banyak menarik perhatian para sinemas sebagai pemain ‘panas’. Padahal peran yang disukainya adalah peran sebagai wanita gila seperti dalam Suromenggolo (1991). Pemilik wajah mirip Lydia Kandau ini akhirnya bertemu dan bermain bersama dalam film Jangan Bilang Siapa-Siapa (1990). Selain itu pernah bermain dalam sinetron Ada Ada Saja.

[spoiler]

Gitty Srinita (sumber: blogspot.com.uniknya.com)

[/spoiler]

 

5. Windy Chindyana

Nama Windy Chidyana juga tidak bisa dilepaskan dari peran-perannya dibeberapa film ‘panas’. Beberapa film yang pernah dibintangi Windy antara lain, Bisikan Nafsu, Gadis Metropolis 2 dan Dibalik Pelukan Laki-laki, dan yang paling terkenal adalah Bergairah Di Puncak. Tidak terlalu banyak informasi yang dapat digali dari sosok ‘panas’ Windy ini. Namun, mudah-mudahan informasi yang kami sajikan dari bagian pertama dan kedua ini bisa bermanfaat buat kamu penggemar film Indonesia. (**)

 

[spoiler]

Windy Chindyana (sumber: blogspot.com.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Sumber: berbagai sumber, uniknya.com, April 2012

 

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com