5 Pilar Utama Pendukung Persib

Oleh: Jalaksana Winangoen

[UNIKNYA.COM]: Militansi dalam dunia supporter sepak bola, seolah sudah menjadi kelaziman dalam mengawal pertandingan sebuah tim kesayangan. Tak heran, segala daya dan upaya dilakukan untuk membantu perjuangan tim untuk mencapai hasil yang maksimal. Begitupun halnya yang terjadi dengan tim berjuluk Persib si Maung Bandung berikut. Sederet suporter dengan berbagai macam latar belakang, siap mengawal pertandingannnya di berbagai situasi dan kondisi. Mau tahu 5 pilar utamaPersib? Simak artikel berikut:

 

1. Viking, Persib

Nama VIKING diambil dari nama sebuah suku bangsa yang mendiami kawasan skandinavia di Eropa Utara. Suku bangsa tersebut dikenal dengan sifat yang keras, berani, gigih, solid, patriotis, berjiwa penakluk, pantang menyerah, serta senang menjelajah. Karakter dan semangat itulah yang mendasari “Pengadopsian” nama VIKING kedalam nama kelompok yang telah dibentuk. Viking Persib Club murni lahir secara independen berdasarkan inisiatif dari para Bobotoh dari golongan grass root. Dalam pandangan Viking, supporter tidak hanya berperan sebagai “tukang sorak” saat menyaksikan dan mendukung kesebelasan kesayangannya, tetapi peran supporter harus lebih dari itu! Dia harus menjadi pembangkit semangat saat tim kesayangannya jatuh bangun menunaikan tugasnya dilapangan. Supporter juga harus menjadi kekuatan tambahan bagi para pemain dilapangan, …… intinya, supporter harus menjadi pemain ke-12! Dan VIKING ingin menjadi pemain ke-12 bagi PERSIB.

 

[spoiler]

Viking, Persib (Sumber: wordpress.com,uniknya.com)

[/spoiler]

 

2. Bomber

Bomber atau Bobotoh Maung Bandung Bersatu mulai dirintis sejak 1997 tak kurang dari dua lusin perkumpulan bobotoh telah menyatakan sikap untuk berafiliasi dan akhirnya mendeklarasikan bomber di hotel SANTIKA Bandung pada tanggal 3 agustus 2001. Dalam berdemokrasi bomber membebaskan perkumpulan yang berada dalam pondasi bomber untuk tetap memakai atribut kebesaran mereka masing-masing namun jika sudah berada dilapangan merekapun sepakat hanya akan mengibarkan bendera bomber.

 

[spoiler]

Bomber (Sumber: wordpress.com)

[/spoiler]

 

Dalam perjalananya bomber sudah mengalami empat kali pergantian ketua umum yaitu Asep S Abdul, Arip Maulana Yusuf, Arief Maulana DJ, dan pada tahun 2007 kembali diketuai oleh Asep S Abdul hingga sekarang. Pada tahun 2006 bomber sempat meleburkan diri bersama Viking Persib Club dan menjadi distrik viking terbesar dengan nama Viking The Bomberman namun hanya jelang satu tahun pada tahun 2007 bomber kembali mencoba mandiri dan menjadi organisasi yang independent dengan nama The Bomber.

The Bomber mempunyai tujuan untuk mendukung Persib Bandung dalam semua lingkup kegiatannya, mendukung timnas Indonesia dalam kancah persepakbolaan Nasional dan Internasional, bomber juga berkomitmen untuk membangun supporter sepakbola yang kritis,kreatif,tertib,santun,cerdas dan bertanggung jawab demi persib. Dalam kepengurusan bomber (the bomber) tingkat tertinggi adalah MABES PUSAT yang membawahi kepengurusan MABES KOTA/KAB. untuk tingkat kota/kab.,RAYON untuk tingkat Kecamatan, dan RANTING untuk tingkat kelurahan yang berlaku diseluruh daerah di Indonesia dan diawasi langsung oleh Dewan pembina, Dewan penasehat, dan Dewan pelindung bomber.

 

3. Bobotoh

Bobotoh adalah salah satu pendukung klub sepak bola Persib Bandung Nama ini berasal dari bahasa Sunda yang berarti orang-orang yang mendorong atau membangun semangat bagi orang lain yang akan terlibat dalam kontes Bobotoh diatur dalam beberapa penggemar klub, yang terbesar adalah Viking dan Bomber. Persib memang beruntung memiliki bobotoh, yang jumlahnya niscaya mencapai ratusan ribu—kalau tidak jutaan.

 

[spoiler]

Bobotoh (Sumber: wordpress.com,uniknya.com)

[/spoiler]

 

Meskipun Persib memiliki kepanjangan Persatuan Sepakbola Indonesia Bandung, pendukungnya tidak sebatas dari Kota Bandung. Bobotoh tersebar di seluruh Jabar, mulai dari Banjar, Ciamis, Tasikmalaya, Cirebon, Kuningan, Karawang, juga yang berada di luar Provinsi Jabar, seperti Jakarta, Tangerang, dan Serang. Bahkan, dari pesan singkat (SMS) yang masuk ke rubrik Apa Kata Bobotoh di harian ini, banyak pengirim SMS yang (mengaku) berasal dari Jawa Tengah dan provinsi lain diIndonesia. Tiap Persib menjadi tuan rumah, bahkan hanya untuk laga uji coba, stadion selalu membludak. Tidak hanya jumlahnya yang sangat banyak, bobotoh juga memiliki fanatisme yang luar biasa. Kalau dikelola dengan baik, bobotoh akan menjadi kekuatan fantastis tidak hanya berupa dukungan di lapangan, tapi juga bisa menjadi pilar untuk keberlangsungan hidup Persib selepas era-APBD.

Bobotoh Oriental merupakan kumpulan bobotoh keturunan etnis Cina. Bobotoh Oriental dengan setia mendukung Persib baik saat Persib sedang diatas maupun sedang terpuruk. Sebagai warga Bandung yang menyukai sepakbola sangatlah wajar jika mengeskpresikannya kepada tim lokal Bandung yakni Persib. Bobotoh Oriental berawal dari sekumpulan anak-anak SMA di salah satu SMA swasta di Bandung yang sangat menyukai Persib. Mengadakan nonton bareng Persib jika Persib bertanding merupakan salah bentuk dukungan Bobotoh Oriental kepada Persib, karena pada saat itu belum berani untuk menonton langsung ke stadion.

 

4. Jurig Persib

Totalitas semangat anak-anak Jurig Persib dalam mendukung tim Maung Bandung, perihal kumpul, berangkat ke stadion lalu teriak sekuat tenaga di dalam stadion dan ikut tour ke luar kandang tak perlu diragukan lagi. Di dalam Oragnisasi Jurig Persib sendiri tidak ada istilah ketua dan anggota ‘Melainkan seseorang Jurig Persib harus hormat, patuh pada orang yang lebih tua,.

 

[spoiler]

Jurig Persib (Sumber: wordpress.com)

[/spoiler]

 

Jurig Persib berdiri secara spontan di daerah Cijawura Hilir Bandung. Dahulu setiap ada pertandingan PERSIB kawasan Cijawura Hilir mendadak menjadi “BIRU” yang sumbernya terpusat di Rumah Mang Izoel, berangkat dengan berbagai macam kendaraan, menyewa kol buntung, truk, angkot, dan ada juga sedikit yang menggunakan motor, bahkan ada yang nekad memakai sepedah boseh. Sebelum masuk stadion siliwangi sekarang anak-anak “JP” demikian biasa disapa bermarkas di tempat parkir belakang tribun timur dan bergabung dengan anak-anak Viking.

 

5. Lady Vikers

Sepakbola memang identik dengan permainan kaum adam. Namun hal tersebut tidak berlaku bagi sekelompok perempuan yang menamakan dirinya “Lady Vikers”. Sejak 7 tahun lalu, pendukung PERSIB mulai berubah. Lady Vikers mulai meramaikan dominasi mayoritas kaum adam yang menyaksikan pertandingan langsung di stadion. Tidak jarang kita melihat wajah-wajah cantik yang turut menghiasi tribun-tribun di Stadion Si Jalak Harupat maupun Stadion Siliwangi. Dengan kehadiran Lady Vikers, penilaian miring masyarakat pada umumnya terhadap sekumpulan bobotoh yang bernama Viking mulai bergeser. Viking yang dulu dikenal sebagai bobotoh yang menyeramkan, mulai memberikan kesan positif dan menarik banyak perhatian kaum hawa untuk mulai menyaksikan pertandingan PERSIB baik pertandingan kandang bahkan tandang.(**)

 

[spoiler]

Lady Vikers (Sumber:persibholic.com)

[/spoiler]

 

Sumber: dari berbagai sumber, uniknya.com, Maret 2012

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com