5 Fauna Hidup yang Awalnya Diketahui dari Catatan Fosil (Bagian I)

Oleh: Jalaksana Winangoen

[UNIKNYA.COM]: Tidak sedikit satwa di alam liar sana, yang diketahui ada berdasarkan temuan catatan fosilnya. Untuk itu, para ilmuwan berupaya keras, mengungkap keberadaan mereka dengan mengumpulkan berbagai bukti keberadaannnya. Dari hasil penelitian tersebut, ada yang ditemukan masih hidup, namun tidak sedikit pula yang sudah mengalami kepunahan. Namun memang jumlahnya yang sangat sedikit, menjadikan hewan berikut tetap menjadi satwa dengan resiko kepunahan yang sangat besar. Berikut 5 fauna yang masih hidup yang awalnya diketahui dari catatan fosil:

1. Komodo

Komodo atau yang selengkapnya disebut biawak komodo (Varanus komodoensis), adalah spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara.Biawak ini oleh penduduk asli pulau Komodo juga disebut dengan nama setempat ora.

 

[spoiler]

Komodo (sumber: blogspot.com,uniknya.com)

[/spoiler]

 

Termasuk anggota famili biawak Varanidae, dan klad Toxicofera, komodo merupakan kadal terbesar di dunia, dengan rata-rata panjang 2-3 m. Ukurannya yang besar ini berhubungan dengan gejala gigantisme pulau, yakni kecenderungan meraksasanya tubuh hewan-hewan tertentu yang hidup di pulau kecil terkait dengan tidak adanya mamalia karnivora di pulau tempat hidup komodo, dan laju metabolisme komodo yang kecil.Karena besar tubuhnya, kadal ini menduduki posisi predator puncak yang mendominasi ekosistem tempatnya hidup.

Komodo ditemukan oleh peneliti barat tahun 1910. Tubuhnya yang besar dan reputasinya yang mengerikan membuat mereka populer di kebun binatang. Habitat komodo di alam bebas telah menyusut akibat aktivitas manusia dan karenanya IUCN memasukkan komodo sebagai spesies yang rentan terhadap kepunahan. Biawak besar ini kini dilindungi di bawah peraturan pemerintah Indonesia dan sebuah taman nasional, yaitu Taman Nasional Komodo, didirikan untuk melindungi mereka.

 

2. Kijang Raksasa Vietnam 

Muntiacus vuquangensis atau Kijang raksasa Vietnam adalah spesies kijang terbesar dan ditemukan pada tahun 1994 di Vu Quang , provinsi Ha Tinh Vietnam dan Laos.

 

[spoiler]

Kijang Raksasa Vietnam (sumber: blogspot.com,uniknya.com)

[/spoiler]

 

Kijang raksasa vietnam ini umumnya ditemukan di hutan hujan berketinggian 500 sampai 1200 m. Berat hewan ini sekitar 30 sampai 50 Kg yang berarti dua kali lipat berat Muntiacus muntjak. Hewan ini memiliki bulu cokelat merah . Karena adanya pembukaan lahan pertanian dan perburuan kijang raksasa ini dianggap terancam punah.

 

3. Hiu Bermulut Besar

Megachasma pelagios, adalah spesies hiu yang sangat langka. Hiu ini ditemukan tahun 1976. Hanya sedikit hiu ini yang telah terlihat, dengan 39 spesimen telah ditangkap atau dilihat. Hiu ini berenang dengan mulut terbuka untuk makan plankton dan ubur-ubur.

 

[spoiler]

Hiu Bermulut Besar (sumber: blogspot.com,uniknya.com)

[/spoiler]

 

4. Bonobo

Bonobo (Pan paniscus), sebelumnya dikenal sebagai simpanse kerdil, adalah satu dari dua anggota genus simpanse Pan. Anggota yang lain adalahsimpanse biasa atau Pan troglodytes. Keduanya disebut simpanse, meskipun istilah ini kerap dipakai bagi Pan troglodytes, yang berukuran lebih besar. Kecenderungan sekarang menyebutkan istilah “simpanse” untuk kedua spesies ini.

 

[spoiler]

Bonobo (sumber: blogspot.com,uniknya.com)

[/spoiler]

 

5. Biawak Papua

Biawak Papua atau Varanus salvadorii (juga disebut Biawak Salvadori, Biawak Buaya, atau Artelia) adalah biawak yang hidup di pulau Nugini. Biawak ini dapat ditemui di rawa-rawa mangrove, dan hutan hujan pantai di bagian tenggara pulau. Terdapat rumor bahwa Biawak Papua dapat tumbuh sekitar 4.75 meter, yang membuatnya menjadi kadal terpanjang di dunia, tetapi catatan terpanjang hanya 2.44 meter.

 

[spoiler]

Biawak Papua (sumber: blogspot.com,uniknya.com)

[/spoiler]

 

Unik di antara spesies varanid yang hidup, ekor hewan ini lebih panjang dari badannya. Pada saat lahir panjang biawak ini adalah sekitar 45 cm (18 inch), sementara betina dewasa dapat tumbuh hingga 150 cm (4,9 kaki). Spesimen yang tercatat terpanjang adalah 244 cm (8.01 ft).(**)

 

Sumber wikipedia.org, uniknya.com, Juli 2012

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com