bannersss


Jim Morrison Dalam Kenangan (1943-1971)

Oleh: Izzaniskala

[UNIKNYA.COM]: Jim Morrison, seorang vokalis sekaligus penyair yang besar namanya bersama band Legendaris Amerika Serikat the Doors, terlahir pada 8 Desember 1943 di Melbourne, Florida. Ia pernah mendalami ilmu perfilman di Universitas California, Los Angeles, satu masa ketika ia bertemu dengan Ray Manzarek, John Densmore, Robbie Krieger yang kemudian menjadi rekannya di band the Doors.

 Jim bernama lengkap James Douglas Morrison, terlahir dari George Stephen Morrison (Admiral Angkatan Laut AS) dan Clara Clarke Morrison (seorang pekerja real estate). Ayah adalah seorang komandan kapal laut AS (USS Bon Homme Richard yang bertugas di Teluk Tonkin pada 1964 selama peperangan di Vietnam berlangsung, ia seorang pianis yang biasa menghibur di pesta-pesta koleganya di Angkatan Laut. Jim memiliki dua orang adik, Anne Robin (lahir pada 1947) dan Andrew “Andy” Lee (lahir pada 1948).

 

Akting panggung (sumber:blogspot.com)

 

 Jim seorang pemuda pintar, berpandangan liar, gemar membaca dan menulis, memiliki ketertarikan yang intim terhadap dunia sastra, filosofi dan musik. Kali pertama ia bertemu dengan Ray Manzarek ketika sedang berjalan-jalan di pesisir Pantai Venice,  di awal musim panas Juli 1965. Saat itu ia menemukan sosok Ray yang sedang bermeditasi, tak berapa lama mereka saling menyapa dan mengenalkan diri. Setelah mereka terlibat dalam sebuah percakapan serius, Ray menantang Jim untuk membacakan dan menyanyikan sebuah lirik karyanya. Setelah Jim menyanyikan salah satu puisinya,’Moonlight Drive’, Ray pun terkagum dan mengajak Jim untuk membentuk sebuah band rock, the Doors.

 Jim dipertemukan dengan John Densmore (drum), Robbie Krieger (gitar),  membentuk sebuah bernama the Doors, sebuah kata yang diambil dari sebuah buku karya Aldous Huxley, The Doors of Perception. Jim memiliki kata doors (pintu) karena selain menyukai buku tersebut, ia pun menyukai sebuah kutipan William Blake (sastrawan,Filsuf Inggris) yang mengatakan: ”Jika pintu persepsi dibersihkan, segala sesuatu akan dilihat oleh manusia sebagaimana adanya, tanpa batas”.

 

Kuburan Morrison (sumber:blogspot.com.uniknya.com)

 

 Jim bersama the Doors meraih kesuksesan, namanya menjadi popular lebih sebagai seorang Rockstar dibandingkan seorang penyair. Jiwa dan maskulinitasnya yang indah menuntunnya bertemu dengan seorang perempuan yang senantiasa ia idam-idamkan dan puji, Pamela Courson. Perempuan yang menginspirasi dan mendorong Jim untuk senantiasa berkarya sebagai seorang penulis dan penyair. Beberapa buku kumpulan puisi dan prosa yang Jim tuliskan diantaranya, The Lords and the New Creatures (1969), An American Prayer (1970), Wilderness: The Lost Writings Of Jim Morrison (1988), The American Night: The Writings of Jim Morrison (1990).

Namun pandangannya yang liar, membawanya ke obat-obatan terlarang dan beberapa kali dikabarkan dekat dengan perempuan lainnya. Jim diberitakan senang bercinta dengan para penggemar perempuannya termasuk para selebritas/musisi seperti Nico (Velvet Underground), Grace Slick (Jefferson Airplane), dan salah satu yang paling ‘panas’ adalah dengan wartawati dari 16 Magazine, Gloria Stavers. Namun ada juga yang mengatakan ia pernah berniat untuk mendekati Janis Joplin, namun gagal dan dicampakkan.

 Jim Morrison akhirnya meninggal dunia akibat komplikasi yang dipicu oleh kebiasaan buruk mengonsumsi narkoba. Ia ditemukan sudah tidak bernyawa di kamar mandi apartemennya di Paris pada 3 Juli 1971, penyebab kematiannya tidak diketahui secara pasti karena Kepolisian Perancis tidak mengenal otopsi. Sehingga banyak orang yang masih penasaran terhadap penyebab kematiannya. Karya terakhirnya adalah sebuah rekaman sesi puisi yang dibacakan dan direkam bersama dua orang teman perempuannya, rekaman tersebut menjadi sebuah bootleg, The Lost Tape of Paris.

 Uniknya.com, mengangkat sosok Jim Morrison, karena ia adalah seorang penyair sekaligus musisi yang bukan saja berbakat namun juga pintar dan berwawasann luas terhadap dunia seni dan sastra. Tidak banyak yang sekaligus penyair yang menuliskan lirik dan puisi sebaik Jim, bagi para penggemarnya di seluruh dunia ia akan selalu dikenang sebagai sosok pria romantis dan liar.(**)

Sumber: Dari berbagai sumber, uniknya.com, Juli 2012.

4 Responses to Jim Morrison Dalam Kenangan (1943-1971)

  1. Semoga Beliau tenang dialam sana dan hasil karyanya tetap Eksis serta tetap dikenang sepanjang masa ya kang….. :)
    Btw pasti penggemarnya Jim morrison yaah kang hehehe

  2. inalilalhi wainailaihi raajiun

  3. inalilalhi wainailaihi raajiun…………………………………..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

     

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com