5 Hewan Ternak Hibrida yang Unik

Oleh: Jalaksana Winangoen

[UNIKNYA.COM]: Ternak dapat berupa binatang apa pun. Namun demikian, biasanya merujuk kepada unggas dan mamalia domestik, seperti ayam, angsa, kalkun, atau itik untuk unggas, serta babi, sapi,kambing, domba, kuda, atau keledai untuk mamalia. Sebagai tambahan, di beberapa daerah di dunia juga dikenal hewan ternak yang khas seperti unta, llama, bison, burung unta.

Ternak  sengaja dipelihara sebagai sumber pangan, sumber bahan baku industri, atau sebagai pembantu pekerjaan manusia. Untuk meningkatkan produksi tersebut, tak ayal beberapa teknik persilangan dilakukan para ilmuwan atau peternak, untuk menghasilkan hewan ternak unggul. Simak 5 hewan ternak hibrida unik berikut!

1. Beefalo (Persilangan Bison dan Sapi)

[spoiler]

[/spoiler]

Beefalo adalah sejenis sapi hibrida hasil persilangan antara sapi, Bos taurus, dan bison Amerika. Sengaja diciptakan dan dikembangbiakan untuk menggabungkan karakteristik dari kedua hewan tersebut terutama terhadap produksi dagingnya. Sosoknya yang besar seperti bison, menjadikan Beefalo hewan ternak yang menjanjikan.

2. Cama (Persilangan Unta dan Llama)

[spoiler]

(sumber:blogspot.com)

[/spoiler]

Cama adalah nama hibrida antara unta Dromedarius jantan dengan seekor llama betina, diproduksi melalui inseminasi buatan di Pusat Reproduksi Unta di Dubai. Cama pertama lahir pada 14 Januari 1998. Tujuannya adalah untuk menciptakan hewan dengan ukuran dan kekuatan unta, tetapi memiliki temperamen lebih kooperatif dan produksi wol yang lebih tinggi dari llama.

 

3. Zebroid (Persilangan Zebra dan Kuda)

[spoiler]

(sumber:blogspot.com)

[/spoiler]

Zebroid sejenis hewan keturunan dari hasil persilangan antara zebra dan famili kuda umumnya. Keunikan hewan ini, memiliki motif yang unik seperti zebra dan kuda umumnya. Namun ada juga persilangan antara zebra dan keledai yang dinamakan Zonkey.

 

4. Dzo (Persilangan Yak dan Sapi)

[spoiler]

(sumber:blogspot.com)

[/spoiler]

Dzo adalah hewan hibrida hasil persilangan yak dan sapi dalam negeri. Karena Dzo adalah produk dari fenomena genetik hibrida, mereka lebih besar dan lebih kuat dari yak atau sapi. Di Mongolia dan Tibet, Dzo dianggap lebih produktif daripada sapi atau yak, baik dari segi produksi susu dan daging.

 

5. Iron Age Pig (Persilangan Babi Hutan dan Babi Lokal)

[spoiler]

(sumber:blogspot.com)

[/spoiler]

Iron age pig (Babi Zaman Besi) adalah hibrida antara babi hutan dan lokal. Babi hibrida ini dimaksudkan untuk menciptakan jenis babi yang mewakili ketangguhan prasejarah dari Zaman Besi. Proyek ini dimulai pada awal 1980-an dan hanya dibesarkan di Eropa untuk diambil dagingnya.(**)

Sumber: dari berbagai sumber, uniknya.com, November 2012

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com