5 Serangga Terpenting di Planet Bumi (Bagian – I)

Oleh: Izzaniskala

[UNIKNYA.COM]: Serangga merupakan spesies terbanyak di planet bumi. Para ilmuwan menyatakan bahwa terdapat 9.000 serangga dari berbagai spesies telah memiliki nama, dan masih banyak lagi yang belum diberi nama dan ditemukan. Dengan jumlah yang banyak, tidak aneh jika keberadaan serangga sangat mempengaruhi kehidupan manusia, mulai dari keyakinan hingga ilmu pengetahuan. Namun di zaman modern ini banyak orang tidak mengetahui pentingnya serangga dalam kehidupan di planet bumi. Serangga memiliki tugas khusus dalam ekosistem, sehingga mahluk hidup lainnya pun salin bergantung satu sama lain. Berikut uniknya.com merangkum 5 serangga terpenting di Planet Bumi:

 

1. Lebah, Tawon dan Serangga Penyerbuk Lainnya

(sumber:blogspot.com,uniknya.com)

Lebah, Tawon dan Serangga Penyerbuk Lainnya(sumber:blogspot.com,uniknya.com)

 

Tanpa lebah, tawon, lalat, kupu-kupu dan kumbang, mungkin manusia tidak dapat menikmati diet hijau dan segarnya meminum air tanah. Berdasarkan laporan ilmiah sepertiga kebutuhan makanan manusia diperoleh dari tanaman dan pepohonan, dan kedua tanaman beregenerasi dengan bantuan serangga. Sekitar 80% tanaman di planet bumi proses penyerbukannya dibantu oleh lebah madu. Bukan manusia saja yang memerlukan tanaman sebagai suplai makanan, baik batang, daun maupun buah.

 

2. Ulat dan Pembuat Sutra Lainnya

Ulat dan Pembuat Sutra Lainnya(sumber:blogspot.com,uniknya.com)

Ulat dan Pembuat Sutra Lainnya(sumber:blogspot.com,uniknya.com)

 

Berdasarkan legenda dari Negeri China, para penguasa kerajaan telah mencoba dan mengembangkan kepompong ulat sutra untuk dijadikan kain di awal tahun 2.700 SM. Penemuan tersebut bahkan membuka jalur perdagangan, budaya dan pengetahuan yang dikenal dengan ‘Jalur Sutra.’ Jadi secara hitungan matematis industri garmen yang berawal dari peternakan ulat sutra telah berumur 4.000 tahun hingga saat ini.

Serangga yang menghasilkan makanan diwakili oleh spesies lebah. Manusia hingga sekarang dapat merasakan manfaat medis dari mengonsumsi madu. Sejarah madu bahkan lebih tua dibandingkan dengan sutra. Berawal dari darata Afrika dan Eropa di zaman Mesolitikum. Jadi kita bayangkan jika di planet bumi ini tidak lagi terdapat ulat dan lebah, mungkin hanya mengandalkan bahan-bahan sintetis yang mudah habis dan tidak memiliki kandungan yang sama pula.

 

3. Kumbang Kotoran

 Kumbang Kotoran(sumber:blogspot.com,uniknya.com)

Kumbang Kotoran(sumber:blogspot.com,uniknya.com)

 

Dengan permukaan tubuh yang mengkilat hitam-kehijauan, membuat kita tidak percaya bahwa kumbang yang cantik ini hobi sekali mengolah kotoran hewan di planet bumi. Di Texas, Amerika Serikat, kumbang yang satu ini mengonsumsi 80% kotoran hewan ternak yang berserakan di permukaan tanah.

Kumbang kotoran ini dikatakan penting bagi manusia karena dapat mengendalikan populasi lalat. Setiap lalat yang hinggap dipastikan akan menyimpan telurnya di permukaan atau di dalam kotoran. Bayangkan jika tidak ada kumbang kotoran, lalat-lalat akan menguasai habitat dan membuat ekosistem menjadi tidak seimbang. Bahkan virus yang dibawa lalat akan mengancam kehidupan manusia. Dengan dimakannya telur-telur yang ada di dalam kotoran, maka kumbang kotoran secara tidak langsung mengendalikan populasi lalat di planet bumi.

 

4. Serangga Baik yang Menjijikan

Serangga Baik yang Menjijikan(sumber:blogspot.com,uniknya.com)

Serangga Baik yang Menjijikan(sumber:blogspot.com,uniknya.com)

 

Serangga yang satu ini dapat menjadikan sebuah fobia dan trauma bagi manusia, selain karena usil mereka pun hidup di tempat yang kotor dan lembab. Jika berada di dalam rumah ia adalah perampok, namun sebaliknya jika berada di alam liar. Kecoa dan rayap berfungsi sebagai penjaga kesuburan planet bumi.

Baik kecoa maupun rayap memiliki fungsi sebagai pengurai mahluk-mahluk yang ada di muka bumi seperti pepohonan yang mati, dedaunan yang berserakan di alas hutan. Kehadiran mereka membantu proses pembusukan, yang kemudian diserap oleh tanah sehingga dapat menyuburkan tanaman lainnya. Di kawasan Asia mahluk yang sudah ada sejak 250 juta tahun lalu ini berfungsi sebagai pembunuh hama di perkebunan kapas.

 

5. Nyamuk

 Nyamuk(sumber:blogspot.com,uniknya.com)

Nyamuk(sumber:blogspot.com,uniknya.com)

 

Tentu saja gigitan mereka menyakitkan, bahkan mampu menyebabkan sakit para berkepanjangan seperti deman berdarah, malaria ataupun cikungunya. Bukan gigitan mereka, suara mereka yang mendengung pun membuat kita tidak dapat tidur nyenyak. Dan yang menjadikan mereka sebagai serangga terpenting di planet bumi adalah dengan membuat tidak betah para perambah hutan yang seenaknya mengambil kekayaan hayati. Gigitan mereka menyebabkan demam berdarah dan malaria, sehingga membuat kapok manusia nakal yang mencoba meruntuhkan atap-atap hutan.(**)

Sumber: discovery.com, uniknya.com, Juni 2013.

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com